SURVEI SURVEI DAN OBSERVASI OBJEK ETNOMATEMATIKA DI CANDI SAMBISARI
I.
Latar Belakang
Menurut Marsigit, mendeskripsikan bahwa Etnomatematika
hanyalah relevan untuk pembelajaran matematika dengan ranah Matematika Sekolah,
dan mendeskripsikan temuan sebagai berikut:
1. Pembelajaran Matematika Berbasis
Etnomatematika Selaras Dengan Hakikat Matematika Sekolah
a. Matematika sebagai kegiatan penelusuran pola dan hubungan
b. Matematika sebagai kreativitas yang memerlukan imajinasi
c. Matematika sebagai kegiatan pemecahan masalah (problem solving)
d.
Matematika sebagai alat berkomunikasi
2. Pembelajaran Matematika Berbasis
Etnomatematika Selaras dengan Hakikat Siswa Belajar Matematika
Sedangkan Menurut Yusuf (2010) Etnomatematika adalah
matematika yang tumbuh dan berkembang dalam kebudayaan tertentu.
Etnomatematika didefinisikan
sebagai cara-cara khusus yang dipakai oleh suatu kelompok budaya atau
masyarakat tertentu dalam aktivitas matematika. Dengan menerapakan
etnomatematika, diharapkan dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam bel.ajar matematika menjadi lebih
maksimal. Hal ini dikarenakan selama proses pembelajaran siswa diberikan
soal-soal atau permasalahan yang berkaitan dengan budaya mereka sehari-hari.
Misalnya berhitung, mengambil data, mengolah data dan menafsirkan data
Objek-objek etnomatematika di Yogyakarta jumlahnya sangat
banyak mengingat Yogyakarta terkenal dengan kebudayaanya. Kebudayaan-kebudayaan
tersebut dari tempat wisata, makanan, minuman, adat istiadat, musik, tari,
rumah adat, kegiatan kebudayaan, dan tempat bersejarah. Namun objek
etnomatematika dalam laporan kali ini adalah Candi Sambisari. Candi Sambisari
berlokasi di Jl. Candi Sambisari, Sambisari, Purwomartani, Kec. Kalasan,
Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55571. Candi Sambisari yang
merupakan candi Hindu beraliran Siwa ini diperkirakan dibangun pada awal abad
ke-9 oleh Rakai Garung, seorang Raja Mataram Hindu dari Wangsa Syailendra.
Namun penemuan Candi Sambisari baru ditemukan pada tahun 1966 oleh seorang
petani yang sedang mencangkul tanah milik Karyowinangun dan terbentur batu ukir
reruntuhan batu candi. Salah satu hal
yang menarik dari Candi Sambisari yaitu tidak terdapat
kaki candi yang sebenarnya,
sehingga alas sekaligus berfungsi sebagai kaki candi. Keunikan lainya dari
Candi Sambisari yakni terletak sekitar 7,5 m di bawah permukaan tanah
II.
Laporan Pengambilan Data Etnomatematika
1. Objek-objek
Objek I
1). 1). Permukaan batu penyusun dinding candi berbentuk persegi panjang, namun ada beberapa yang bentuknya persegi (walau tidak 100% persegi namun ukuranya mendekati persegi)
2). Dapat diterapkan dalam pembelajaran geometri segi empat (persegi panjang dan persegi) yakni sifat-sifat,
keliling dan luas
Objek
II
Objek III
1).
Permukaan batu penyusun dinding candi bagian atas berbentuk segitiga Sejatinya berbentuk segi lima, namun apabila mengabaikan bentuk segiempat/perseginya maka yang tersisa adalah segitigaObjek IV
1). Jarak candi induk dengan candi perwara utara adalah 12 m. Jarak candi induk dengan candi perwara tengah adalah 5 m. Jarak candi induk dengan candi perwara selatan adalah 12 m.
2). Jika dihubungkan akan membentuk segitiga sama kaki
Objek V
1). Terdapat beberapa lingkaran pada candi
2). Dapat diterapkan dalam pembelajaran geometri (lingkaran
III. Hubungan antara Data Etnomatematika dengan Kompetensi Matematika
|
Objek |
Kompetensi Matematika |
|
1. Permukaan batu penyusun
candi yang berbentuk persegi panjang
dan persegi |
[Kelas 7] 3.6 Mengaitkan
rumus keliling dan luas untuk
berbagai jenis segiempat (persegi, persegipanjang, belahketupat, jajargenjang, trapesium, dan
layang-layang) dan segitiga 4.6 Menyelesaikan masalah kontekstual yang berkaitan dengan luas dan keliling segiempat (persegi, persegipanjang, belahketupat, jajargenjang, trapesium,
dan layang- layang) dan segitiga |
|
2. Permukaan batu penyusun
dinding candi bagian atas berbentuk segitiga |
|
|
3. Jarak candi
induk dengan candi
perwara utara adalah 12 m. Jarak candi induk dengan
candi perwara tengah adalah 5 m.
Jarak candi induk dengan candi
perwara selatan adalah 12 m. |
|
|
4. Terdapat batu-batu yang berukuran balok |
[Kelas 8] 3.7 Membedakan dan menentukan luas
permukaan dan volume bangun ruang sisi datar (prisma, dan limas). 4.7 Menyelesaikan masalah yang berkaitan
dengan luas permukaan dan volume bangun ruang sisi datar (prisma dan limas). |
|
5. Terdapat
beberapa lingkaran pada candi |
[Kelas 8] Tidak ada di kurikulum darurat. Menggunakan
kurikulum 2013 revisi 3.7 Menjelaskan sudut pusat, sudut keliling, panjang
busur, dan luas juring lingkaran, serta hubungannya 4.7
Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan luas permukaan dan volume bangun
ruang sisi datar (prisma dan limas). |
IV.
Skema Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika Berbasis Etnamatematika
|
Objek |
Sintak |
|
|
|
|
1. Permukaan batu
penyusun candi yang berbentuk persegi panjang dan persegi |
Saintifik - Mengamati Mengamati langsung
permukaan batu penyusun candi yang |
|
|
berbentuk persegi panjang dan persegi.
Siswa diminta menentukan luasnya -
Menanya Bertanya dari hasil mengamati permukaan batu -
Mengumpulkan informasi Melakukan pengukuran, serta menghitungnya -
Mengasosiasikan Dari bentuk bentuknya akan berbentuk persegi dan persegi panjang, dan siswa menemukan luas batu-batu tersebut [persegi: p x p, persegi panjang: p x l] - Mengkomunikasikan Mempresentasikan hasil berupa luas batu-batu penyusun candi |
|
2. Permukaan batu
penyusun dinding candi bagian atas berbentuk segitiga |
Discovery -
Rangsangan Diberikan
rangsangan berupa segitiga-segitiga pada permukaan batu yang bentuknya segitiga, disini menggunakan permasalahan pertama. -
Identifikasi masalah Siswa diminta menentukan ciri-ciri segitiga dari penemuan siswa -
Pengumpulan dan pengolahan
data Dari masalah,
siswa akan melakukan pengumpulan dan mengolahnya berkaitan dengan segitiga-segitiga di Candi Sambisari -
Pembuktian Diskusi sekelas untuk
membahas apakah ciri-ciri segitiga yang ditemukan oleh siswa benar? -
Kesimpulan Siswa membuat kesimpulan
mengenai ciri-ciri segitiga |
|
3. Jarak candi induk dengan candi perwara utara adalah 12 m. Jarak candi induk dengan candi perwara tengah adalah 5 m. Jarak candi induk dengan candi perwara selatan adalah 12 m. |
Dijadikan permasalahan kedua dengan cara
yang sama dengan (2) untuk menentukan jenis segitiga apa yang mungkin
terbentuk? |
|
4. Terdapat batu-batu yang berukuran balok |
Discovery -
Diberi rangsangan berupa beberapa batu yang
berbentuk menyerupai balok, disini
siswa akan melakukan pengukuran
volume batu -
Setelah itu akan didentifikasi masalahnya yakni
mengukur dan menghitung volume batu -
Pengumpulan dan pengolahan
informasi Siswa akan melakukan
pengukuran dan menghitung volume batu yang berbentuk balok - Pembuktian Diskusi sekelas untuk
membahas jawaban siswa mengenai volume-volume batu - Kesimpulan Siswa menyimpulkan mengenai volume balok |
|
5. Terdapat
beberapa lingkaran pada candi |
Discovery [menemukan
nilai pi dan menentukan keliling lingkaran -
Diberi rangsangan berupa lingkaran-lingkaran yang
ditemukan di Candi Sambisari,
Siswa akan melakukan pengukuran keliling dan diameternya, lalu akan menemukan sebuah perbandingan antara keliling dan diameternya -
Identifikasi Siswa mengidentifikasi masalah apa yang dapat ditemukan dari perbandingan keliling dan diameter lingkaran -
Mencari dan mengolah data |
|
|
Siswa melakukan pengukuran keliling dan diameter lingkaran terlebih dahulu, lalu
tentukan perbandingan keliling dan diametenya. hasilnya merupakan pi - Pembuktian Siswa membuktikan nilai pi
yang ditemukan dari keliling dan diameter, kemudian menemukan rumus keliling
lingkaran - Kesimpulan Siswa menyimpulkan mengenai pi dan keliling
lingkaran - |
Komentar
Posting Komentar