Riset dan Publikasi Karya Ilmiah Etnomatematika

 Hola amigos

Tumben bener menuliskan hola amigosnya. Jadi kalau melihat isi blog ini yang isinya cuman etnomatematika saja. Jadi teringat dengan kuliah malam-malam etnomatematika yang membahas riset dan publikasi karya ilmiah etnomatematika. Kan aslinya saya mau nonton ikatan cinta malah disuruh kuliah. untung topiknya menarik. Intinya minggu ini kedatangan bintang tamu dari Niken Wahyu Utami Riset dan Publikasi Karya Ilmiah Etnomatematika membahas jadi kita bahas dari sekarang. 



Jadi dimulai dari membahas bintang tamunya dulu nih. Bu Niken. dari membahas karya karya beliau dari scopus, sinta, dan google cendekia. silahkan anda cek sendiri kalau penasaran dengan beliau. Kalau dilihat dari banyak yang mengutip di google cendekia ada belasan. Jadi sudah memenuhi standar-lah

Oke abis perkenalan mengenai Bu Niken. langsung saja membahas mengenai etnomatematika. Nah disini mungkin saja persepsi saya, Bu Niken, Pak Heru mengenai etnomatematika bisa berbeda-beda. maka disini disatukan dulu persepsinya. sebelum membahas apa itu etnomatematika. membahas dahulu apa itu budaya?

Budaya merupakan kebiasaan yang bersifat umum di masyarakat (Amber &Amber, 1999)
Budaya merupakan keseluruhan sistem gagasan dan tindakan hasil karya manusia dalam kehidupan masyarakat yang dijadikan milik manusia dalam belajar (Koentjaraningrat, 2015)

Sebenarnya masih ada ribuan definisi budaya, kalau mau mendefinsikan budaya seperti apa tulis aja di kolom komentar?

Nah budaya-budaya itu dapat teralkuturasi. Budaya itu dinamis ya kayak air yang mengalir. Peradapan dan teknologi mempengaruhi budaya, budaya lain dan agama dapat mempengaruhi suatu budaya juga. Makanya dari alkutruasi budaya itu budaya tiap daerah saja bisa berbeda-beda. Mungkin karena alkuturasi akan ada banyak persamaan budaya tiap daerah. Namun tetap saja tiap daerah punya keunikan budayanya. Lalu membahas empat wujud kebudayaan, yaitu: kebudayaan sebagai nilai ideologis; kebudayaan sebagai sistem gagasan; kebudayaan sebagai sistem tingkah laku dan tindakan yang berpola; dan kebudayaan sebagai benda fisik (artifak) (Koentjaraningrat, 2005).

Lalu apa kaitanya dengan pendidikan terutama pendidikan matematika?


- Belajar tentang budaya

- Belajar dengan budaya

- Belajar melalui budaya

Nah matematika memang ilmu pasti, selalu pasti, tapi matematika tidak bisa mengabaikan peserta didik dong, konteks budaya dan masyarakat. bahkan matematika dapat berbaur dengan semua diatas lho. Ada satu teori Vygotsky yang mengatakan interaksi sosial dan budaya dalam kaitannya dengan perkembangan kognitif.

Masih banyak sekali kaitan pendidikan dengan budaya yang ternyata ada hubunganya. dan ini yang akan membuka gerbang menuju etnomatematika. 

Membahas konstruktivisme

kognitif: ide dikonstruksi oleh pikrian pribadi

sosial: ide muncul dari interaksi sosial orang lain

Keduanya bergabung menjadi konstruktivisme keseluruhan yakni pembelajaran dengan interaksi siswa untuk mempermudah pemahaman dan pemikiran siswa.

Dan ada potensi etnomatematika dalam pembelajaran 

Dimulai dari penelitian-penelitian yang menujukkan hasil yang positif mengenai etnomatematika. Namun bagaimana cara menggali atau mengobservasi objek atau nilai etnomatematika? nah perlu diketahui penggalian nilai etnomatematika harus melibatkan masyrakat, tetua adat, budayawan dan ahli pendidikan matematika. Dan gara gara hal itu jarang mahasiwa ga mau ambil topik ini untuk skripsi, katanya udah ribet dan lama. tapi bukan berarti tidak mungkin lho ya. Dan etnomatematika bukan metode penelitian lho ya. etnomatematika adalah sebuah kajian studi. Terus bagaimana dengan penerapanya dalam pembelajaran. Intinya etnomatematika itu berguna untuk memenuhi kebutuhan siswa bahkan masyarakat dalam berbudaya. Oleh karena itu agar bisa menerapkan budaya dalam matematika. Akan lebih baik dilakukan observasi terhadap objek budaya.lalu melakukan observasi pada materinya mengingat tidak semua cocok terhadap materi matematika. penerapan yang tepat akan menghasilkan pembelajaran berbasis etnomatematika menjadi lebih baik


Untuk contohnya sudah banyak cek saja blogku sebelumnya. Sisanya membahas mengenai jurnal-jurnal matematika berupa etnomatematika. kalau cari di google menurutku sudah banyak. situs jurnal berkualtias juga udah banyak. Salah satunya ya garuda. Tapi pas aku buka saat bikin ini di blog aku lagi maintenance. mumpung liburan ya kali ada orang gabut cari jurnal pas liburan. hehehe

Sisanya tinggal sesi tanya jawab saja sih. ya udah makasih udah mau baca. dan ADIOS.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PENGALAMAN AKU IKUT WEBINAR INOVASI PEMBELAJARAN MATEMATIKA BULAN SEPTEMBER 2021. #3

second time i meet ethnomathematics (actually many times) #2