MENGKAJI JURNAL JURNAL ETNOMATEMATIKA

 

LEMBAR KERJA MAHASISWA DARING

Tujuan

:

Menggali dan mengidentifikasi kajian teori, hasil-hasil penelitian dan pendekatan riset dalam etnomatematika dan pembelajaran matematika

 

 

Diskusi 1: Melakukan Penelusuran Artikel Jurnal Ilmiah

Berdiskusilah dalam kelompok yang sudah disepakati sebelumnya. Selanjutnya, masing-masing mahasiswa menentukan 3–4 artikel jurnal ilmiah berbeda. Bacalah tersebut dan lengkapilah tabel di bawah ini.

Artikel 1

Judul Artikel

:

Eksplorasi Etnomatematika Pada Batik Gedog

Nama Penulis

:

Lia Listiana Wati

Afdiyatul Mutamainah

Lilis Setianingsih

Mu’jizatin Fadiana

 

Institusi Penulis

:

Universitas PGRI Ronggolawe

Kata Kunci

:

Batik Gedog, Etnomatematika, Geometri

Nama Jurnal

:

Jurnal Riset Pembelajaran Matematika

Volume, Nomor (Tahun)

:

Volume 3, Nomor 1 tahun (2021)

Nomor Halaman

:

27-34

DOI

:

 

Sitasi/Citation Artikel

(Format APA)

:

Wati, L. L., Mutamaiah A, Setianingsih L, Fadiana M,. (2021). EKSPLORASI ETNOMATEMATIKA PADA BATIK GEDOG. Jurnal Riset Pembelajaran Matematika. 1(April), 27-34.

 

Artikel 2

Judul Artikel

:

 Eksplorasi etnomatematika Bentuk Anyaman Daun lontar Kebudayaan Lamaholot

Nama Penulis

:

Maria Nirmala Hospa Gawen

Gregorius Taga

Konstantinus Denny Pareira Meke

Institusi Penulis

:

Pendidikan Matematika Universitas Flores

Kata Kunci

:

etnomatematika; anyaman; geometri

Nama Jurnal

:

JUPIKA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA

Volume, Nomor (Tahun)

:

4(1), 2021

Nomor Halaman

:

52-61

DOI

:

https://doi.org/10.37478/jupika.v4i1.847

Sitasi/Citation Artikel

(Format APA)

:

Gawen, M. nirmala, Taga, G., & Meke, K. D. (2021). Eksplorasi etnomatematika Bentuk Anyaman Daun lontar Kebudayaan Lamaholot. JUPIKA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA, 4(1), 52–61.

 

 

Artikel 3

Judul Artikel

:

The Relationship Between Musical Intelligence And The Enhancement Of Mathematical Connection Ability Using Ethnomathematics And The Mozart Effect

Nama Penulis

:

Dianne Amor Kusuma, Estiyan Dwipriyoko

Institusi Penulis

:

Universitas Padjadjaran, Indonesia

Universiti Tun Hussein-Onn Malaysia, Malaysia

Universitas Langlangbuana, Indonesia

Kata Kunci

:

Ethnomathematics, Mathematical connection, Mozart Effect, Musical intelligence

Nama Jurnal

:

Infinity

Volume, Nomor (Tahun)

:

10(2), 2021

Nomor Halaman

:

191-202

DOI

:

https://doi.org/10.22460/infinity.v10i2.p191-202

Sitasi/Citation Artikel

(Format APA)

:

Kusuma, D. A., & Dwipriyoko, E. (2021). The relationship between musical intelligence and the enhancement of mathematical connection ability using ethnomathematics and the Mozart effect. Infinity, 10(2), 191-202

 

Diskusi 2: Mempelajari Bagian-bagian Artikel Jurnal Ilmiah

Untuk mengerjakan diskusi ini, bacalah artikel-artikel yang telah dianalisis pada Diskusi 1 sebelumnya secara cermat dan jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut.

a.     Amatilah artikel tersebut dengan cermat. Adakah bagian-bagian berikut pada artikel? Beri tanda centang (√) pada kolom yang sesuai.

Bagian

Artikel 1

Artikel 2

Artikel 3

Ada

Tidak

Ada

Tidak

Ada

Tidak

Judul Penelitian

V

 

V

 

V

 

Intisari/abstrak berbahasa Indonesia

V

 

V

 

V

 

Abstract (intisari berbahasa Inggris)

V

 

V

 

V

 

Pendahuluan

V

 

V

 

V

 

Kajian Pustaka/Landasan Teori

 

V

 

V

 

V

Metode Penelitian

V

 

V

 

V

 

Hasil dan Pembahasan

V

 

V

 

V

 

Simpulan (Simpulan dan Saran)

V

 

V

 

V

 

Daftar Pustaka

V

 

V

 

V

 

Ucapan Terima Kasih

 

V

 

V

V

 

Biografi Penulis

 

v

 

V

 

V

 

 

 

b.     Berdasarkan informasi pada artikel, mengapa penelitian (pada artikel) tersebut perlu dilakukan? Beri penjelasan secara ringkas!

Artikel 1

:

Kajian etnomatematika masih terbatas. Memperbanyak kajian kajian matematika dalam bidang kebudayaan terutama berkaitan batik Gedog

 

 

 

Artikel 2

:

Penggunaan bahasa daerah yang justru lebih mudah dipahami siswa dalam belajar matematika dibandingkan menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar untuk beberapa sekolah dengan siswa suku atau etnis tertentu. Sehingga mengantarkan ke lingkungan dan budaya setempat sebagai sumber pembelajaran agar siswa dapat lebih mudah memahami matematika.

 

 

 

Artikel 3

:

Mozart music can stimulate the performance of the forebrain in humans, which has a positive impact on reasoning abilities, so it is hoped that it can explore and improve students' mathematical connection skills and make them feel comfortable when studying mathematics. In this study, application of the Mozart Effect is combined with Ethnomathematics learning

Informasi untuk menjawab pertanyaan ini dapat ditemukan pada bagian Pendahuluan.

c.     Berdasarkan informasi pada artikel, adakah penelitian-penelitian sebelumnya yang berhubungan dengan penelitian pada artikel tersebut? Bila ada, berikan salah satu contohnya.

Artikel 1

:

Hanya mengaitkan mengenai matematika dan etnomatematikanya. Penelitian-penelitian sebelumnya tidak mengkaitkan dengan batik Gedog

 

 

 

Artikel 2

:

Banyak sumber-sumber etnomatematika serupa namun objek etnomatematika saja yang berubah misalkan Etnomatematika Pembuatan Kerajinan Tangan Anyaman Bambu Masyarakat Osing di Desa Gintangan Banyuwangi Sebagai Bahan Ajar Geometri

 

 

 

Artikel 3

:

There’s is citation about mozart like he Mozart effect: Tapping the power of music to heal the body, strengthen the mind, and unlock the creative spirit and some citation about etnomathematics

Informasi untuk menjawab pertanyaan ini dapat ditemukan pada bagian Daftar Pustaka.

d.     Berdasarkan informasi pada artikel, berilah tanda centang (√) pada kolom yang sesuai.

Artikel 1

1)

Subjek/Sampel Penelitian

2)

Konten/Lingkup matematika yang diteliti

 

 

SD/MI

 

Bilangan dan operasinya

 

 

SMP/MTs

 

Aljabar

 

 

SMA/MA

V

Geometri

 

 

Perguruan Tinggi

 

Pengukuran

 

v

Masyarakat Umum

 

Analisis Data dan Probabilitas

 

 

Lainnya:

……………………………………

 

Lainnya:

……………………………………

 

 

 

 

Artikel 2

1)

Subjek/Sampel Penelitian

2)

Konten/Lingkup matematika yang diteliti

 

 

SD/MI

 

Bilangan dan operasinya

 

 

SMP/MTs

 

Aljabar

 

 

SMA/MA

v

Geometri

 

 

Perguruan Tinggi

 

Pengukuran

 

v

Masyarakat Umum

 

Analisis Data dan Probabilitas

 

 

Lainnya:

……………………………………

 

Lainnya:

……………………………………

Artikel 3

1)

Subjek/Sampel Penelitian

2)

Konten/Lingkup matematika yang diteliti

 

 

SD/MI

 

Bilangan dan operasinya

 

v

SMP/MTs

 

Aljabar

 

 

SMA/MA

 

Geometri

 

 

Perguruan Tinggi

 

Pengukuran

 

 

Masyarakat Umum

 

Analisis Data dan Probabilitas

 

 

Lainnya:

……………………………………

 

Lainnya:

……………………………………

Informasi untuk menjawab pertanyaan ini dapat ditemukan pada bagian Abstrak, Metode Penelitian, Hasil dan Pembahasan, atau Simpulan.

e.     Berdasarkan informasi pada artikel, berikan penjelasan secara singkat mengenai jenis penelitian, metode penelitian, pendekatan penelitian, dan/atau prosedur (langkah-langkah) penelitian tersebut dilakukan?

Artikel 1

:

eksplorasi    dengan    pendekatan etnografi

 

 

 

Artikel 2

:

penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi.

 

 

 

Artikel 3

:

quasi experiment non equivalent control group. Research philosophy was positivism

Informasi untuk menjawab pertanyaan ini dapat ditemukan pada bagian Abstrak atau Metode Penelitian.

 

f.       Berdasarkan informasi pada artikel, bagaimana cara peneliti melakukan (teknik) pengumpulan data? Berikan penjelasan secara singkat.

Artikel 1

:

Observasi dan wawancara

 

 

 

Artikel 2

:

obsevasi, wawancara dan dokumentasi.

 

 

 

Artikel 3

:

Experimental Class

Informasi untuk menjawab pertanyaan ini dapat ditemukan pada bagian Abstrak atau Metode Penelitian.

g.     Berdasarkan informasi pada artikel, adakah keterbatasan atau kelemahan dari hasil penelitian tersebut? Bila ada, berikan penjelasan secara singkat.

Artikel 1

:

Hanya menjelaskan konsep simetri dan transformasi dalam batik Gedog, hanya menjelaskan konsep-konsep matematikanya saja. Tidak menjelaskan secara detail mengenai penerapan etnomatematika konsep simetri dan transformasi dalam batik Gedog di pembelajaran matematika. Seperti strategi pembelajaran, mentranformasi masalah nyata dalam pembelajaran matematika, dll.

 

 

 

Artikel 2

:

Hanya menjelaskan etnomatematika dalam anyaman daun lontar kebudayaan lamaholot. Tidak menjelaskan sama sekali penerapanya dalaam pembelajaran matematika. Hanya mengatakan anyaman daun lontar kebudayaan lamaholot dalam kehidupan sehari-hari saja. Bahkan penjelasanya mengenai penerapan dalam pembelajaran matematika ditulis di kesimpulan

 

 

 

Artikel 3

:

only discusses the results of ethnomathematical learning. does not discuss the implementation

 

Informasi untuk menjawab pertanyaan ini dapat ditemukan pada bagian Hasil dan Pembahasan atau Kesimpulan.

h.     Berdasarkan informasi pada artikel, apakah luaran dari penelitian tersebut? Berikan penjelasan secara singkat.

Artikel 1

:

Konsep matematika pada batik Gedog antara  lain simetri,     refleksi,     translasi,     rotasi     dan kongruen.

Mengenalkan konteks budaya dalam matematika pada pembelajaran matematika.

 

 

 

Artikel 2

:

Konsep bangun datar pada anyaman daun lontar.

 

 

 

Artikel 3

:

The results of this study indicate that students have a positive attitude and more motivated towards learning with application of Ethnomathematics and the Mozart Effect

Informasi untuk menjawab pertanyaan ini dapat ditemukan pada bagian Hasil dan Pembahasan atau Kesimpulan.

 

 

i.       Suatu kutipan dapat ditandai dengan nama penulis yang dikutip beserta tahunnya, nomor penunjuk catatan kaki, maupun nomor penunjuk referensi. Perhatikan contoh berikut.

Menurut Budiardjo (2007), partai politik pertama-tama lahir di negara-negara Eropa Barat.

Partai politik mula-mula dijumpai di negara-negara Eropa Barat (Budiardjo, 2007).

Keberadaan partai politik mula-mula dijumpai di negara-negara Eropa Barat1.

Keberadaan partai politik mula-mula dijumpai di negara-negara Eropa Barat [1]

Dari isi artikel (Pendahuluan sampai dengan Simpulan dan Saran), bagian mana sajakah yang memuat kutipan?

Artikel 1

:

Etnomathematika    adalah matematika   yang   diterapkan   oleh   kelompok budaya tertentu, kelompok buruh/petani, anak-anak   dari   kelas   masyarakat   tertentu,   kelas professional  dan  lain  sebagainya (D'Ambrosio, 1985; Gerdes,1994).

Penanaman budaya bertujuan agar budaya itu tetap dikenal dan  dilestarikan  oleh  generasi  di  masa  yang akan datang (Setiawan et al., 2018). Penanaman nilai  budaya  bisa  dilakukan  melalui  lingkungan keluarga, pendidikan, dan lingkungan masyarakat(Yudianto et al., 2020)

 

 

Penelitian ini terinspirasi dari gagasan D'Ambrosio yang mengatakan bahwa pengajaran   matematika   untuk   setiap   orang harus disesuaikan dengan budayanya (Farida et al., 2020; Yudianto et al., 2020)

Metode   eksplorasi adalah   metode yang  digunakan  untuk  menemukan,  menggali dan  menemukan  gejala  atau  kejadian dengan melakukan    penilaiangejalanya(Prahmana, 2017)

Artikel 2

:

Pengembangan pengetahuan matematika siswa dapat dilakukan melalui integrasi pendidikan matematika dan budaya yang bermakna untuk menumbuhkan kemampuan siswa, mengembangkan warisan budaya sesuai konteks masa kini menggunakan basis keterampilan berpikir kreatif matematis. Berpikir kreatif yang dikembangkan melalui integrasi matematika dan budaya bercirikan logis, rasional, imajinatif yang disertai dengan rasa estetika (Wulandari & Kadek, 2016:35-36). Matematika yang ada pada masyarakat berkembang sesuai dengan kebudayaan setempat dan merupakan pusat proses pembelajaran dan metode pembelajaran. Pembelajaran matematika dikatakan sebagai pembelajaran kontekstual sehingga dapat memberikan pengalaman serta wawasan baru bagi siswa. Melalui etnomatematika pembelajaran akan memperkenalkan tradisi maupun budaya lokal yang masih diakui. Menurut Fajriyah (2018:117)

Matematika merupakan salah satu mata pelajaran yang sangat sulit dan rumit dianggap oleh siswa. Hal ini cukup memperihatinkan mengingat matematika memliliki objek yang bersifat abstrak sehingga pemahaman siswa membutuhkan daya pikir tinggi. Menurut Rahmawati & Muchlian (2019:125)

Etnomatematika adalah hasil aktivitas suatu suku yang didalamnya terdapat konsep-konsep matematika yang kadang tanpa disadari oleh masyarakat itu sendiri (Zayyadi, 2017: 36-37). Menurut Rahmawati & Muchlian (2019: 127-128) pada dasarnya perkembangan matematika sampai kapanpun tidak terlepas dari budaya dan nilai yang telah ada pada masyarakat maka penelitian etnomatematika perlu mendapat ruang. Fujiati & Mastur (2014:179)

Menurut D‟ Ambrosio (Dominikus, 2018: 8) makna kata etno tidak hanya terkait dengan etnis atau kelompok budaya saja tetapi juga termasuk dalam hal lain budaya seperti jargon, kode, simbol, mitos bahkan cara-cara tertentu dalam masyarakat. Etnomatematika sendiri juga dapat diterapkan dalam pembelajaran disekolah berbasis budaya. Sebelum menerapkan budaya dalam pembelajaran, hal terpenting yang harus dilakukan adalah mengenal, memahami, dan mengeksplorasi budaya itu sendiri. Menurut Hurit (2019:309) Etnomatematika merupakan salah satu pendekatan yang dapat digunakan untuk menjelaskan bahwa budaya masyarakat dan matematika memiliki kaitan yang sangat erat dan merupakan sebuah rumpun ilmu pengetahuan (Wahyuni, 2021).

 

 

 

 

Artikel 3

:

Gardner (2011) suggests that everyone has different type of intelligence, some of which are mathematical logic intelligence and musical intelligence. Mathematical logic intelligence is ability to reason, recognize patterns, and logically analyze problems (Gardner, 2011). Musical intelligence is ability to recognize patterns, rhythms and sounds, and express musical forms (Widhianawati, 2011). The students' mathematics skills with high logical mathematical and musical intelligence could meet all indicators of problem interpretation problems, solution applications, solution evaluation, and concluding results using facts (Rifqi et al., 2021). Mathematical logic intelligence and musical intelligence have one tendency in common, namely being able to think conceptually about patterns. Therefore, it is expected that musical intelligence can have an impact on increasing mathematical connection ability. In this study, indicators of musical intelligence that were measured as follows: (1) like playing a musical instrument; (2) can hum and sing; (3) easily recognize songs and memorize song lyrics; and (4) sensitive to tone and rhythm. Studies related to students' mathematical connection ability have been conducted by several researchers, including: Hendriana et al. (2014), Noto et al. (2016), Siregar and Surya (2017), Haji et al. (2017), and Yaniawati et al. (2019). These studies showed that efforts have been made to improve students' mathematical connection abilities by applying various learning approaches. However, none of these studies has examined the impact of musical intelligence on students' mathematical connection ability. So far, study on the implementation of Ethnomathematics in learning has been carried out by several researchers, including: Rubio (2016), Muhtadi et al. (2017), Kusuma, et al. (2017), Supiyati et al. (2019), Hartinah et al. (2019), Peni and Baba (2019), and Vitoria and Monawati (2020). In these studies, it shows that Ethnomathematics has been implemented in learning as an effort to improve student learning outcomes in mathematics. However, so far there has been no study that combines Ethnomathematics with the Mozart Effect. Because this study involves the Mozart Effect, researcher is interested to find the relationship between musical intelligence on enhancing certain mathematical abilities, namely mathematical connection ability. Studies related to the Mozart Effect have been conducted by Roth and Smith (2008), Taylor et al. (2012), Verusio et al. (2015), and Kusuma (2020).

 

j.       Berdasarkan informasi pada artikel, berapa banyak sumber informasi (buku/jurnal) yang dipergunakan untuk menyusun artikel penelitian tersebut?

Artikel 1

:

11

 

 

 

Artikel 2

:

25

 

 

 

Artikel 3

:

30

Informasi untuk menjawab pertanyaan ini dapat ditemukan pada bagian Daftar Pustaka.

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PENGALAMAN AKU IKUT WEBINAR INOVASI PEMBELAJARAN MATEMATIKA BULAN SEPTEMBER 2021. #3

second time i meet ethnomathematics (actually many times) #2