first impression ethnomathematics #1
HOLA AMOGUS. Halo apa kabar september? sudah lebih baik? moga baik-baik aja ya terus. oke langsung saja ke inti postingan ini. inti dari postingan ini adalah first impression aku mengenai etnomatematika. Bukan sesuatu yang baru bagiku mengenai etnomatematika, Tetapi aku jelasin saja first impressionku mengenai etnomatematika
Sebenarnya dalam minggu ini lebih ke perkenalkan, diskusi
RPS, kontrak, dan pengenalan etnomatematika, RPS harus ditandatangani sama Aurora, kasihan
sih, tapi saya sih
mengikuti saja. Dalam RPS pertama
dibahas mengenai deskripsi mata kuliah, Sebenarnya saya sudah tahu mengenali etnomatematika ini, dulu sem 2 sama
Pak Murdanu saya diperkenalkan mengenai etnomatematika. Etnomatematika
mengkaitkan matematika dengan kebudayaan, adat atau sosial setempat.
Etnomatematika merupakan kajian budaya untuk mengidentifikasi unsur-unsur
matematika yang terdapat dalam budaya tersebut yang dapat digunakan dalam
pendidikan atau pembelajaran matematika. Perkuliahan ini membahas
etnomatematika pastinya. Seperti hakikat, fungsi, aplikasi, dimensi
etnomatematika. Penelitian etnomatematika, pembelajaran matematika berbasis etnomatematika. Mata kuliah ini mengacu
pada CPL yang ada.
Untuk kegiatan apa selama 1 semester ini akan
kebanyakan vicon, tetapi kalau tidak bisa maka diganti penugasan, sepertinya
tiap minggu bakalan ada penugasan refleksi seperti ini. Tapi saya sendiri
tidak tahu tugas
untuk minggu depan
apa ketika saya mengetik ini. Yang
pasti akan ada UTS dan UAS. Penugasan tiap minggu juga,serta tugas akhir. yang
terpenting tiap minggu minimal 100 menit tugas terstruktur. Kalau lebihpun ya
bermakna bonus, siapa juga yang tak mau bonus? Dalam RPS, hal lainya adalah
pengumpulan tugas UAS dan tugas akhir di minggu ke-15, agar minggu ke-16 nilai
keluar dan bisa remedial. Untuk bobot seperti ini
Selama bahas RPS ini diselangi membahas contoh-contoh
etnomatematika, etnomatematika di daerah tempat tinggal saat ini mungkin tidak
ada, tetapi biasanya etnomatematika bisa ditemukan
di penemuan bersejarah kayak candi. Bisa jadi etnomatematika ada di berbagai kebudayaan
daerah misal pada gamelan, saya tidak tahu karena belum bisa memastikan.
Harapan saya, semoga saya bisa mendapatkan etnomatematika di daerah tempat
tinggal saya. Saya akan beri contoh etnomatika yang pernah saya dapatkan dari
pak Murdanu, bahwa beberapa atap rumah joglo memiliki bentuk yang mirip dengan
trapesium kalau dilihat sekilas, padahal bukan, saya lupa nama bentuknya apa dalam
geometri. Ada namanya. Tapi memang saya lupa
Kembali ke RPS. Diselangi juga membahas mengenai
yang hot-hot. Maksud
saya HOTS, misal pertanyaanya mengapa dan bagaimana.
Memang susah sih, biar berpikir kritis mungkin. Sekarang bahas kegiatan selama 1 semester, yang pasti bakal ada vicon. Yang menarik
sih akan mengundang bintang
tamu untuk kuliah
bersama. Beda dengan
yang lain. Yang paling menarik katanya bakal mengundang
guru-guru pamong PK untuk menghadiri perkuliahan ini. Atau mengundang pakar
guru yang benar-benar menguasai etnomatematika. Kalau itu benar-benar terjadi.
saya benar-benar excited. Sayang
sekali minggu pertama ini seharusnya Pak Marsigit mengikuti juga perkuliahan
minggu pertama, penggantinya nonton video Youtube beliau. Oh iya, saya juga disuruh buat website
untuk upload tugas ini, tetapi blog tidak mengapa. Kalau ada web gratisan dan tanpa coding
tentu saja saya mau. Tapi saya lebih ingin melanjutkan blog kepunyaan saya, soalnya viewsnya
sudah ribuan. Tugas blog/web ini mengikuti jejak Pak Marsigit. Saya jadi ingat
dulu pernah diceritain kating perihal blog etnomatematika dia dimana
ditugaskan dari pak Marsigit untuk membuat blog. Bukan cuman blog, sepertinya
cara mengajar juga mengikuti Pak Marsigit.
Untuk kritik dan saran, saya hanya berharap
perkuliahanya sesuai RPS saja, soalnya sudah excited sekali. Kan belum pernah seumur hidup ada tamu dari luar
yang akan mengisi perkuliahan. Soal nilai atau tugas saya tidak
mempermasalahkanya. Terakhir, ini merupakan rangkuman dari video Pak Marsigit
mengenai rangkuman Link video ada dibawah ini https://www.youtube.com/watch?v=UJQtQCrSa_c Di like ya, subscribe, percuma dislike karena tidak berguna.
Dan mohon maaf kalau kalimatnya seperti tulisan di blog-blog begitu, kurang baku, dan sebagainya. Tugas ini akan saya upload di blog pribadi saya juga. Terima kasih sudah membaca curahan dan refleksi tugas milik saya.
ADIOS
Video Pak Marsigit
Dimulai
dari intro mengenai pengalaman Pak Marsigit dalam etnomatematika. Beliau
merupakan The President of etnomathematic Paradigma pendidikan matematika
antara lain student center dan hakikat matematika. Agar pembelajaran matematika lebih bagus dan kreatif,
makanya perlu adanya school mathematic, yakni menelusuri berkaitan dengan
matematika. Untuk bisa mempelajari etnomatika, pendekatan yang bisa digunakan
salah satunya adalah pendekatan realistik. Esensinya matematika dapat dijumpai
dari etnomatematika dari sumber- sumber budaya. Misalnya artefak. Jika di
Yogyakarta. Yakni Keraton, Candi borobudur dan Prambanan. Dari penelitian di 3
lokasi tersebut. Data diolah untuk mengembangkan pembelajaran matematika
seperti RPP dan LKPD. Dan proses pembelajaran berdasarkan RPP dan LKPD.
Etnomatematika diharapkan sebagai peningkatkan dalam kualitas pendidikan
matematika di Indonesia.
Komentar
Posting Komentar